Masih
maukah mereka jd petani atau masih adakah jiwa agraris di benak mereka,
ketika sawah tempat bermain dan berkubangnya ayah dan kakeknya mulai
menyusut, masih berminatkah mereka menggarap saeah ketika petani identik
dgn kemiskinan......ohhh minimal g3nerasiku tahu sawah dan dirinyalah
nanti yg diolah, karena tubuh dan jiwanya bersemaywm kesuburan itu
sendiri.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar